+62-857-996-96-045 info@jogjait.com

Selain format penyajian portfolio, yakni format cetak dan format digital, masih ada beberapa format yang bisa Anda pilih berkaitan dengan isi portfolio. Format isi ini bisa Anda gunakan baik untuk format penyajian portfolio cetak maupun format penyajian portfolio digital. Anda bisa memilih salah satu format di bawah ini sesuai dengan target pasar yang hendak Anda bidik. Pemilihan yang tepat dapat menonjolkan diri Anda dan kemampuan yang Anda miliki.

  • Format studi kasus

Dalam format ini, Anda bisa menampilkan hasil karya Anda dan melengkapinya dengan deskripsi mengenai proyek atau karya tersebut. Pada format  studi kasus yang ditonjolkan adalah kontribusi Anda dalam proyek, alasan Anda memilih atau menjalankan proyek dan manfaat yang didapat oleh perusahaan atau konsumen.

Format studi kasus cocok digunakan oleh para programmer dan developer yang hendak membuat portfolio. Format ini menjadi pilihan yang tepat sebab kedua profesi tersebut cukup mengalami kesulitan untuk menampilkan hasil karya mereka secara visual.

Anda yang berprofesi sebagai programmer dan developer dapat menampilkan hasil karya dalam bentuk sample atau link menuju beberapa proyek yang ingin Anda tunjukkan. Dan yang tak kalah penting adalah kemampuan Anda mendeskripsikan hasil karya tersebut sehingga berkesan bagi para pembacanya.

  • Format contoh-contoh

Format ini paling banyak digunakan dalam penyusunan portfolio. Dalam format ini Anda bisa menyajikan contoh-contoh tulisan, ilustrasi, desain, foto hingga potongan kode-kode. Pada format contoh-contoh ini, Anda bisa menampilkannya dalam sebuah galeri atau slideshow. Pastikan karya terbaik Anda berada diurutan pertama untuk menarik perhatian pengamat portfolio.

  • Format daftar konsumen

Format ini terbilang sangat sederhana dan mudah dibuat. Anda cukup mencantumkan nama-nama konsumen yang telah menggunakan jasa atau hasil karya Anda dilengkapi dengan deskripsi jasa atau tampilan hasil karya yang digunakan oleh konsumen tersebut.